PARPOL PESERTA PEMILU 2009
Berikut daftar lengkap 34 parpol nasional yang lolos menjadi peserta Pemilu 2009.
A. Parpol Lama:
1. Partai Amanat Nasional (PAN)
2. Partai Bintang Reformasi (PBR)
3. Partai Bulan Bintang (PBB)
4. Partai Damai Sejahtera (PDS)
5. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
6. Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK)
7. Partai Demokrat (PD)
8. Partai Golkar
9. Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB)
10. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI)
11. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
12. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
13. PNI Marhaenisme
14. Partai Pelopor
15. Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI)
16. Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
B. Parpol Baru:
1. Partai Barisan Nasional (Partai Barnas), 24 provinsi
2. Partai Demokrasi Pembaruan (PDP), 27 provinsi
3. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), 31 provinsi
4. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), 33 provinsi
5. Partai Indonesia Sejahtera (PIS), 33 provinsi
6. Partai Karya Perjuangan (PKP), 22 provinsi
7. Partai Kasih Demokrasi Indonesia (PKDI), 25 provinsi
8. Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU), 25 provinsi
9. Partai Kedaulatan, 23 provinsi
10. Partai Matahari Bangsa (PMB), 25 provinsi
11. Partai Nasional Banteng Kerakyatan Indonesia (PNBK Indonesia), 25 provinsi
12. Partai Patriot, 23 provinsi
13. Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN), 23 provinsi
14. Partai Pemuda Indonesia (PPI), 23 provinsi
15. Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI), 23 provinsi
16. Partai Perjuangan Indonesia Baru (PPIB), 22 provinsi
17. Partai Persatuan Daerah (PPD), 22 provinsi
18. Partai Republik Nusantara (PRN), 22 provinsi
Lihat nomor urut parpol-nya di http://ekorburung.blogspot.com/2008/07/pemilu-indonesian-general-election.html
EURO 2008 : Prediksi Pertandingan Turki vs Jerman ( David vs Goliath ???)
EURO 2008 : Prediksi Pertandingan Turki vs Jerman ( David vs Goliath ???)
by marswanto

Cederanya dan akumulasi kartu kuning yang didapat beberapa pemain pilar Tim Turki (Nihat Kahveci, Emre Asik, Arda Turan, Tuncay Sanli) diperkirakan membuat skuad asuhan Fatih Terim ini akan berkurang daya dobraknya. Apalagi ditambah dengan pertahanan yang kuat lini belakang Jerman, tidak akan mudah bagi Turki untuk menembus pertahanan Jerman. Secara hitung-hitungan kekuatan (ditambah dengan absennya beberapa pemain pilar), jelas Turki kalah dibandingkan Jerman. Apalagi semua tahu bahwa Tim Panzer adalah kesebelasan spesialis turnamen, sebuah tim yang mempunyai mental tinggi dalam bertanding. Hal itu terbukti ketika Jerman mengalahkan Portugal yang sebelumnya dijagokan menang. Jerman tentunya berbeda dengan Swiss, Rep. Ceko, atau Kroasia dalam hal mental bertanding. Ketiga tim tersebut berhasil ditaklukkan Tim Turki secara tragis, setelah ketiga-nya telah merasakan aroma kemenangan yang telah di depan mata. Terlihat sekali mental bertanding yang sangat berpengaruh di situ.
Tetapi Jerman beda kelas dalam hal mental bertanding dibanding ketiga tim tersebut. Ketika Jerman mengalahkan Portugal, disitu terlihat faktor kecepatan dan akurasi umpan-umpan panjang menjadi andalan Tim Panzer. Di dukung postur tubuh yang relatif lebih tinggi dibandingkan pemain-pemain Portugal menjadi faktor lain penentu kemenangan. (Lihat bagaimana dengan mudahnya Ballack menceploskan bola ke gawang Ricardo setelah menerima umpan jauh dari rekannya). Serangan balik yang sangat cepat dan umpan-umpan akurat hampir selalu membahayakan pertahanan lawan. Pemain muda Bastian Schweinsteiger menjadi andalan dalam hal ini. Dia mempunyai kecepatan dan determinasi yang hebat untuk menembus jantung pertahanan lawan. Ditambah duet maut Podolski – Klose akan menambah ketajaman serangan Tim Panser.Di sektor pertahanan, Christoph Metzelder dkk menyajikan pertahanan yang rapi dan kokoh.


Semantara di kubu Turki “semangat berlaga yang tinggi sampai detik terakhir” merupakan modal yang paling berharga. Apalagi sebagai tim underdog (dibanding Jerman), memungkinkan mereka untuk bermain tanpa beban. Namun entahlah, dengan absennya pemain pilar, bisakah semangat itu diperlihatkan kembali. Jika tidak, maka Jerman-lah yang layak untuk maju ke babak final menghadapi pemenang Spanyol vs Rusia. Namun jika “semangat berlaga yang tinggi sampai detik terakhir” itu tetap ada, keajaiban akan terjadi lagi di St. Jakob-Park – Basel pada babak semifinal yang akan ditayangkan langsung RCTI – TPI – GlobalTV pada Kamis, 26/06 dinihari nanti. Don`t miss it!
Prediksi pemain Jerman vs Turki
Jerman
Goalkeepers :
1 Jens Lehmann
Defenders :
3 Arne Friedrich
16 Philipp Lahm
17 Per Mertesacker
21 Christoph Metzelder »
Midfielders :
7 Bastian Schweinsteiger
8 Torsten Frings
13 Michael Ballack
15 Thomas Hitzlsperger
Forwards :
11 Miroslav Klose
20 Lukas Podolski
Turki
Goalkeepers :
1 Rüştü Reçber
Defenders :
2 Servet Çetin
4 Gökhan Zan
20 Sabri Sarıoğlu
22 Hamit Altıntop
Midfielders :
5 Emre Belözoğlu
7 Mehmet Aurélio
16 Uğur Boral
19 Ayhan Akman
Forwards :
9 Semih Şentürk
18 Kazım Kazım
Membuat Meubel/Perabot Kayu
Membuat Meubel/Perabot Kayu
by marswanto
Meubel atau mebel atau furniture kayu adalah perabot yang terbuat dari bahan utama kayu. Perabot yang sangat familiar dengan kehidupan kita. Seperti meja, kursi, tempat tidur, lemari, gradenza dan lain-lain adalah benda-benda yang sehari-hari ada di sekitar kita. Kebanyakan orang hanya sebagai pemakai, pembeli, kolektor dan sebagainya. Namun jarang yang memahami proses pembuatannya. Jenis-jenis meubel sangat beraneka ragam dilihat dari proses produksinya, mulai dari yang paling sederhana sampai yang paling rumit. Namun pada dasarnya memiliki tahap-tahap produksi yang tidak jauh berbeda, seperti berikut :
Mendesain
Desain mebel meliputi bentuk dan ukuran mebel yang akan dibuat. Desain biasanya dibuat dalam bentuk gambar sket terlebih dahulu untuk melihat bentuk dasarnya, sekaligus desain konstruksinya yang direncanakan/diharapkan kokoh. Setelah itu, baru dibuat apa yang disebut dengan Gambar Kerja, dimana gambar tersebut telah dilengkapi dengan ukuran-ukuran seperti panjang, lebar, tinggi dan ukuran-ukuran lain yang diperlukan. Gambar tersebut lebih baik dibuat dengan skala, sehingga apabila ada ukuran-ukuran yang tidak tercantum pada gambar, orang yang akan membuat mebel tersebut dapat menentukan ukuran sendiri berdasar skala gambar tersebut.
Merancang sambungan
Mebel terdiri dari komponen-komponen yang harus dirakit, seperti kaki, ambang, rangka, alas dan sebagainya. Komponen-komponen tersebut harus dilengkapi dengan sambungan agar dapat dirakit. Sambungan tersebut sangat beragam jenisnya, tergantung kebutuhan. Masing-masing sambungan memiliki maksud tertentu dalam pemilihannya, misalnya untuk memenuhi syarat kekokohan atau syarat untuk estetika. Ketika kita membuat mebel yang membutuhkan durabilitas dan kekuatan yang tinggi karena sering digunakan atau karena untuk menahan beban yang berat, maka faktor kekokohan sambungan adalah mutlak menjadi prioritas. Misalnya seperti kursi kayu, yang selalu diduduki dan kadang digoyang-goyang oleh penggunanya, akan cepat rusak jika sambungan-sambungannya tidak kokoh. Sambungan yang umum digunakan adalah sambungan pen (atau purus) dan lubang purusnya. Selain itu harus direncanakan juga sambungan tersebut akan di-matikan dengan alat sambung berupa lem, paku, sekrup, pasak/dowel atau yang lainnya.

Menghitung kebutuhan bahan
Dari gambar kerja dan rencana sambungannya, kita dapat menghitung kebutuhan bahan kayu yang akan digunakan. Perlu diingat bahwa keberadaan pen/purus akan menambah panjang kayu yang akan dibuat komponen mebel. Misalnya, panjang komponen ambang (komponen horisontal) adalah 60 cm. Namun pada kedua ujungnya harus terdapat pen/purus dengan panjang masing-masing 2,5 cm, maka panjang bahan kayu yang dibutuhkan untuk membuatnya adalah 60+2,5+2,5 = 65 cm. Kebutuhan bahan untuk membuat masing-masing komponen meubel diinventarisir (bisa dibuat dalam bentuk tabel). Kebutuhan bahan harus disesuaikan dengan keberadaan ukuran-ukuran kayu yang ada di pasaran. Misalnya untuk membuat komponen kaki meja dengan ukuran 5 x 5 x 80 cm, berarti kita harus menyiapkan kayu dengan ukuran 5 x7 cm (kaso). Ukuran kayu di pasaran antara lain 2 x 3 cm, 3 x 4 cm, 5 x 7 cm, 6 x 12 cm, 3 x 20 cm, 4 x 20 cm, 4 x 30 cm, dsb dengan panjang 2 m atau 4 m.
Membuat komponen
Sebelumnya, disiapkan peralatan yang dibutuhkan, seperti gergaji, ketam, pahat, palu, siku, meteran, pensil dan peralatan bantu lainnya. Pertama yang dilakukan adalah mengetam permukaan kayu agar rata dan halus. Kesikuan keempat sisi kayu harus diperiksa menggunakan siku. Apabila tidak siku, ketamlah sisi-sisi kayu yang tidak siku tersebut. Berdasar gambar kerja, buatlah garis-garis pemotongan pada bahan kayu sesuai panjang komponen+purus/pen dengan bantuan siku dan meteran. Kemudian potong kayu dengan gergaji.Untuk membuat pen/purus menggunakan gergaji kemudian dirapihkan menggunakan pahat. Untuk membuat lubang pen digunakan pahat. Buatlah semua komponen, dengan terlebih dahulu membuat komponen-komponen dengan bentuk dan ukuran yang sama.




Merakit komponen
Setelah komponen-komponen dan sambungannya dibuat, cobalah untuk merakitnya dengan memasangkan pen/purus pada lubang pasangannya. Biasanya mebel terangkai dari beberapa segmen yang masing-masing terdiri dari komponen-komponen yang telah dirakit. Masing-masing segmen tersebut dirakit terlebih dahulu. Prinsip dalam merakit adalah kesikuan dan kerapatan pada setiap hubungan antar komponen. Kesikuan didapat apabila lubang dan pen/purusnya benar-benar presisi. Dalam prakteknya jarang dijumpai sambungan yang ketika dirakit langsung terpenuhi kesikuannya. Oleh karena itu, diperlukan sedikit perbaikan pada sambungannya menggunakan pahat, kemudian dicek kesikuannya menggunakan siku. Kerapatan antar komponen yang disambung akan membangun kekokohan sambungan selain untuk memenuhi unsur kerapihan/estetika. Ketidak-rapat-an sambungan disebabkan ukuran pen/purus tidak sesuai dengan lubangnya. Jika ini terjadi, perbaiki pen/purusnya menggunkan pahat. Pen yang terlalu longgar juga tidak diperkenankan, karena sambungan akan lemah terhadap beban, terutama apabila mebel tersebut menerima goyangan yang berulang-ulang. Apabila sudah terlanjur demikian, lebih baik ganti komponen mebel dengan yang baru. Setelah masing-masing segmen dirakit, gabungkan segmen-segmen tersebut, rakit diatas permukaan lantai yang datar. Gunakan klem untuk membantu merapatkan segmen-segmen yang dirakit. Cek kesikuan dan kerapatan sambungannya menggunakan siku.


Mematikan sambungan
Setelah mebel dirakit, dan diyakini semua syarat pada sambungan (siku dan rapat) terpenuhi, bongkar kembali komponen-komponennya. Lumuri setiap sambungan dengan lem kayu, lalu rakit seperti semula. Cek kembali kesikuan dan kerapatan sambungannya. Gunakan klem untuk merapatkan sambungan dan menjaga agar bentuk tidak berubah. Kemudian untuk memperkuat sambungan, gunakan paku, atau lebih baik lagi menggunakan pasak/dowel dari kayu/bambu dengan terlebih dahulu membuat lubang pasak denan bor tangan pada sambungan bersangkutan. Biarkan lem mengering, lalu lepaskan klem. Jika ada permukaan pada sambungan yang kurang rata, gunakan ketam untuk meratakannya.
Memasang asesoris meubel
Asesoris mebel seperti engsel, kunci, slot, tarikan dsb disetel dan dipasang pada meubel yang telah dirakit. Setelah itu dilepas kembali agar tidak mengganggu proses salanjutnya, yaitu finishing. Peralatan yang digunakan antara lain obeng, bor, pahat dan palu.
Finishing
Proses berikutnya adalah memberikan lapisan pada permukaan meubel, terutama pada bagian luar yang terlihat. Proses ini disebut dengan finishing. Finishing bertujuan selain untuk menambah keindahan juga menambah keawetan dari meubel. Tahapan finishing pada umumnya adalah sebagai berikut :
- menghaluskan permukaan dengan amplas
- mengisi pori-pori kayu dengan woodfiller menggunakan scrap/kape
- mengamplas permukaan yang telah diisi pori-pori
- memberi pelapisan dasar menggunakan kuas atau spray gun+kompresor
- mengamplas permukaan yang telah diberi lapisan dasar
- memberi lapisan akhir (top coating) menggunakan kuas atau spray gun+kompresor


Demikian sedikit tentang proses produksi meubel, semoga bisa bermanfaat buat anda.
Chrisjon vs Lozada Batal? Chrisjon vs Pacquiao di Las Vegas? Mungkinkah?
Chrisjon vs Pacquiao di Las Vegas? Mungkinkah?
by marswanto
Juara WBA kelas bulu (57,1 kg) asal Indonesia, Chrisjon, sebentar lagi direncanakan akan bertanding melawan penantang dari Meksiko, Michael Lozada, untuk mempertahankan sabuk juara kelas bulu versi World Boxing Association (WBA) yang ke-10 kalinya. Pertarungan akan dilangsungkan di pada tanggal 5 Juli nanti di Hidalgo, Pachuca, Meksiko. Apabila Chrisjon berhasil memenangkan pertarungan tersebut, maka gelar Super Champion akan segera menjadi miliknya. Chrisjon dengan rekor bertanding 41 kali, menang 40 kali (22 kali dimenangkan dengan KO/TKO), draw 1 kali dan belum pernah kalah akan bertarung melawan Lozada dengan rekor bertanding 34 kali, 29 kali menang (menang KO/TKO 29 kali), 4 kali kalah dan 1 kali draw. Lozada sebelumnya pernah menjadi sparring partner Chrisjon saat menyiapkan diri menghadapi petinju Meksiko lainnya, Juan Manuel Marquez.
Namun, akhirnya rencana pertarungan tersebut batal di gelar karena faktor non-teknis, sama sekali jauh dari nuansa sportivitas, seperti yang selalu ditunjukkan oleh Chrisjon pada saat menundukkan lawan-lawannya. Kabarnya pembatalan tersebut dilakukan oleh kubu Chrisjon menyusul tidak bersedianya kubu Lozada memberikan dana jaminan kepada kubu Chrisjon agar setelah pertandingan tidak terjadi masalah. Gagal bertarung nampaknya telah dua kali dialami Chrisjon pada tahun ini, setelah sebelumnya rencana pertarungan melawan Jacksen Asiku yang sedianya dilangsungkan pada tanggal 27 April lalu di Australia mendadak dibatalkan, disebabkan partai utama antara Danny Green vs Hugo Hernan Garay di batalkan. Sudah partai tambahan, batal lagi. Ironis.
Tampaknya karir Chrisjon untuk menuju pentas yang lebih tinggi akan sedikit terhambat mengingat kesempatan mendapat gelar Super Champion tertunda juga. Apabila gelar tersebut dapat diraih, mungkin nama Chrisjon akan mulai dilirik oleh promotor kelas kakap, macam Don King. Itulah satu-satunya cara menjadi juara dunia yang “diakui” dunia, karena bagaimanapun tinju bukan semata-mata sport, namun juga entertainment. Coba perhatikan, ketika Chrisjon berhasil mempertahankan gelar juara melawan Juan Manuel Marquez pada tahun 2006 dengan kemenangan angka mutlak, dunia seolah tidak peduli. Dunia lebih menganggap kemenangan itu adalah kecurangan wasit dan juri, karena kebetulan pertandingan dilakukan di Tenggarong, Kaltim. Atau anggapan bahwa kondisi Marquez saat itu sedang tidak fit karena suhu udara yang terlalu panas. Lagi-lagi ironis. Padahal setelah kekalahannya melawan Chrisjon, Marquez sempat menjadi juara dunia kelas bulu super versi badan tinju dunia WBC dengan mengalahkan sang jawara Marco Antonio Barrera, meskipun kemudian pada akhirnya Marquez harus mengakui ketangguhan petinju Filipina, Manny Pacquiao, dalam duel re-match Marquez vs Pacquiao II. Pacquiao adalah petinju asia yang berhasil sukses merajai pentas sportainment dunia. Secara logika, setelah kemenangannya dari Moralez, Chrisjon seharusnya cukup pantas untuk melakukan pertarungan melawan petinju-petinju besar dunia, macam Pacquiao, Barrera atau Eric Morales. Namun itu tidak akan terjadi jika tidak ada promotor kelas kakap yang melirik Chrisjon.
Semoga pembatalan pertarungan Chrisjon vs Lozada tidak menyurutkan semangat berlatih petinju kebanggaan Indonesia tersebut untuk menuju pentas dunia yang nyata. Dan bila itu terjadi, tidak mustahil jika suatu saat nanti akan ada pertarungan Chrisjon vs Pacquiao atau bahkan partai re-match Chrisjon vs Pacquiao II di Mandalay Bay atau MGM Grand, Las Vegas USA. Tetap semangat…dukung petinju Indonesia di pentas dunia.
Turki, Tim Kuda Hitam di EURO 2008
Turki
Tim Kuda Hitam di EURO 2008
by marswanto
Di EURO 2008, tim asuhan Fatih Terim ini tampil sangat luar biasa. Meskipun diawali dengan kekalahan melawan Portugal 0-2 pada first match di babak penyisihan Grup A, namun sama sekali tidak menurunkan semangat bertanding tim yang dimotori oleh Nihat Kahveci dkk. Bahkan dalam dua laga penyisihan Grup A melawan Tim Swiss dan Tim Rep. Ceko, Turki sempat tertinggal dalam mencetak gol. Namun dengan semangat tinggi Tim Turki berhasil menghempaskan harapan lawan-lawannya dengan mengejar ketertinggalan kemudian mencetak gol penentuan untuk kemenangan Tim Turki dan kemenangan tersebut berhasil mengantar Tim Turki maju ke babak perempat final.
Di babak perempat final melawan Kroasia, lagi-lagi Turki membuat kejutan dengan mengalahkan Tim Kroasia melalui adu pinalti dengan skor akhir 4-2. Meskipun harus diakhiri dengan adu pinalti, namun pertandingan yang terjadi sangat seru. Peluang mencetak gol lebih banyak dilakukan oleh Tim Kroasia melalui serangan-serangan Dario Srna dkk, namun ketangguhan sang kiper, Rustu Recber. Dalam babak perpanjangan waktu-pun, lagi-lagi Turki ketinggalan oleh gol Ivan Klasnic (118″), kemudian berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Semih Senturk (120″+2). Begitu juga dalam babak adu pinalti, kematangan dan ketangguhan Rustu harus diakui sebagai salah satu faktor penentu kemenangan Tim Turki terhadap Tim Kroasia, selain faktor drop-nya mental para pemain Kroasia setelah terjadinya gol balasan Semih pada menit terakhir babak perpanjangan waktu. Nampaknya ada semacam pola dalam setiap pertandingan antara Tim Turki dengan tim-tim yang dikalahkan. Kebobolan dulu, lalu mengejar dan menang ketika lawan-lawannya telah mabuk oleh aroma kemenangan yang sudah di depan mata.
Keberhasilan Tim Turki ini mengingatkan kita pada World Cup 2002 di Korea-Jepang dimana Tim Turki yang waktu itu masih diperkuat oleh duo striker mautnya, Hasan Sukur – Hasan Sas, berhasil maju ke babak semifinal walau akhirnya harus kandas oleh ketangguhan Tim “Samba” Brasil yang akhirnya menjadi juara. Ketangguhan Rustu juga cukup dominan dalam menyelamatkan gawang Turki dari kebobolan.
Akankah Tim Turki akan mengulang sejarah seperti pada World Cup 2002? Atau bahkan menjadi “Juara Kejutan” seperti yang dilakukan oleh Yunani dalam EURO 2004? Ataukah Tim Rusia yang banyak diramalkan pengamat bola manjadi Tim Kuda Hitam yang akan menjadi juara? Ataukah Tim Belanda yang saat ini menduduki rating tertinggi dalam pasar taruhan karena kehebatanya di babak penyisihan grup?
Kita tunggu saja.
Untuk mengetahui hasil pertandingan EURO 2008 ter-update, klik di sini.
Download AVG Anti-Virus Free Edition 8.0
AVG Anti-Virus Free Edition 8.0 telah hadir. Antivirus gratis ini dapat didownload dengan meng-klik link di bawah ini :
Download AVG Anti-Virus Free Edition 8.0 by CNET Download.com atau
Download AVG Anti-Virus Free Edition 8.0 by AVG server
SELAMAT MENCOBA
Download AVAST! 4.8 Home Edition…gratis

Avast! 4.8 Home Edition adalah antivirus gratis yang cukup handal dalam melindungi PC anda dari virus
klik di sini untuk mendownload-nya :
Download PCMAV 1.4

PCMAV 1.4 telah dirilis
Silakan download PCMAV 1.4 (PC Media Antivirus 1.4) RTP+CLN
di sini
download PCMAV 1.4 by ziddu atau download PCMAV 1.4 by bizhat
Prediksi Laga EURO 2008 – Babak Perempat Final
Prediksi Laga EURO 2008 – Babak Perempat Final
Portugal vs Jerman (Portugal Menang)
Pelatih : Luis Fellipe Scolari vs Joachim Loew (Portugal lebih unggul)
Kiper : Ricardo vs Jens Lehmann (Jerman lebih unggul)
Lini Belakang : Jose Bosingwa, Pepe, Ricardo Carvalho, Paulo Ferreira vs Arne Friedrich, Per Mertesacker, Christoph Metzelder, Philipp Lahm (Imbang)
Lini Tengah : Joao Moutinho, Armando Petit, Deco, Simao Sabrosa, Cristiano Ronaldo vs Clemens Fritz, Torsten Frings, Michael Ballack, Bastian Schweinsteiger (Portugal lebih unggul)
Lini Depan : Nuno Gomez vs Miroslav Klose, Lukas Podolski (Jerman lebih unggul)
Prediksi didasari kondisi bahwa Tim Portugal mempunyai semangat menggebu untuk membalas kegagalannya dalam Piala Dunia 2006 lalu, ditambah dengan kondisi skuad Portugal yang solid dengan permainan menyerang barisan tengah yang mempesona, dimotori tiga gelandang serang terbaik dunia yang masing-masing mempunyai kemampuan untuk mencetak gol (Cristiano Ronaldo, Deco, Simao Sabrosa) dan pertahanan yang lumayan kuat yang digalang oleh Carvalho dkk. Kelamahan Tim Portugal ada pada striker, Nuno Gomes yang masih kalah kualitas dibanding duo Klose – Podolski, dan pada posisi kiper dimana pengalaman dan mental Jens Lehmann masih diatas Ricardo.
Turki vs Kroasia (Turki Menang)
Pelatih : Fatih Terim vs Slaven Bilic (Turki lebih unggul)
Kiper : Rustu Recber vs Vedran Runje (Turki lebih unggul)
Lini Belakang : Servet Cetin, Gokhan Zan, Emre Asik, Sabri Sarioglu vs Robert Kovac, Dario Simic, Vedran Corluka, Josip Simunic (Kroasia lebih unggul)
Lini Tengah : Hamit Altintop, Mehmet Aurelio, Emre Belozoglu ,Gokdeniz Karadeniz vs Niko Kovac, Ivan Rakitic, Niko Kranjcar, Jerko Leko, Darijo Srna (Kroasia lebih unggul)
Lini Depan : Tuncay Sanli, Nihat Kahveci vs Ivan Klasnic, Ivica Olic (Turki lebih unggul)
Turki pernah menjadi Tim Kuda Hitam dalam Piala Dunia 2002 dan sepertinya tren tersebut mulai terlihat lagi dalam laga menetukan melawan Tim Republik Ceko, dimana Turki berhasil mengejar ketinggalan 2 gol dan membalasnya dengan 3 gol. Nihat Kahveci akan menjadi inspirator bagi rekan-rekannya untuk kembali membuat kejutan di EURO 2008. Demikian juga dengan Kroasia yang mampu menumbangkan Tim Panzer Jerman dengan 2-1. Tentunya akan menjadi pertandingan yang sangat seru dimana keduanya telah membuktikan diri menekuk tim yang lebih kuat.
Belanda vs Rusia (Belanda Menang)
Pelatih : Marco van Basten vs Guus Hiddink (Rusia lebih unggul)
Kiper : Edwin van der Sar vs Igor Akinfeyev (Belanda lebih unggul)
Lini Belakang : John Heitinga, Joris Mathijsen, Giovanni van Bronckhorst, Wilfred Bouma vs Sergei Ignashevich, Alexei Berezutsky, Vasily Berezutsky, Alexander Anyukov (Belanda lebih unggul)
Lini Tengah : Wesley Sneijder, Rafael van der Vaart, Ryan Babel, Arjen Robben vs Diniyar Bilyaletdinov, Yuri Zhirkov, Igor Semshov, Sergei Semak (Belanda lebih unggul)
Lini Depan : Ruud van Nistelrooy, Dirk Kuyt vs Andrei Arshavin, Dmitry Sychev (Belanda lebih unggul)
Belanda memang hebat pada laga penyisihan Grup C dan tampak jelas keunggulan tim Belanda dibandingkan Tim Rusia di semua lini. Peran pelatih Rusia, Guus Hiddink, tidak banyak berarti mengingat ketangguhan skuad Belanda di bawah Marco van Basten yang rata-rata mempunyai skil individu lebih baik daripada pemain Rusia.
Spanyol vs Italia (Spanyol Menang)
Pelatih : Luis Aragones vs Roberto Donadoni (Imbang)
Kiper : Iker Casillas vs Gianluigi Buffon (Italia lebih unggul)
Lini Belakang : Carles Puyol, Carlos Marchena, Sergio Ramos, Joan Capdevila vs Fabio Grosso, Fabio Cannavaro, Christian Panucci, Marco Materazzi (Imbang)
Lini Tengah : Xavi Hernandes, David Silva, Marcos Senna, Andres Iniesta vs Gennaro Gattuso, Andrea Pirlo, Daniele De Rossi, Mauro Camoranesi (Spanyol lebih unggul)
Lini Depan : David Villa, Fernando Torres vs Luca Toni, Alessandro Del Piero (Imbang)
Spanyol dengan rekor tak terkalahkan pada penyisihan grup memiliki skuad penyerang yang lebih dominan. Lini tengah Spanyol mempunyai daya serang yang sangat baik dan ditambah skil individu yang mempesona dari duet striker Fernando Tores dan David Villa. Penguasaan bola jelas dipegang oleh Spanyol dan akan membuat lini tengah Itali terpaksa membantu lini belakang. Namun apabila Spanyol gagal memanfaatkan peluang untuk mencetak gol, Itali mempunyai kans lebih baik untuk menang dalam adu pinalti.
Prediksi tinggal prediksi…kita lihat fakta di lapangan nanti.
Saat kita melihat pertandingan kelas dunia seperti EURO atau Piala Dunia, biasanya kita melupakan sejenak dunia persepakbolaan di Indonesia. Seperti dunia yang sangart jauh berbeda…Kapan kedua dunia itu dapat bersatu??? Harapan dan doa kita untuk persepakbolaan Indonesia dan untuk PSSI tentunya.
Viva sepakbola Indonesia
JADWAL EURO 2008 Austria – Switzerland
JADWAL EURO 2008 Austria – Switzerland
Group A [ Swiss, Cekoslowakia, Portugal dan Turki ]7 Juni 2008 – 18.00 CET – RCTI / TVTL Swiss vs Ceko| 0 – 1
7 Juni 2008 – 20.45 CET – RCTI / TVTL Portugal vs Turki | 2 – 0
11 Juni 2008 – 18.00 CET – RCTI / TVTL Ceko vs Portugal | 1 – 3
11 Juni 2008 – 20.45 CET – RCTI / TVTL Swiss vs Turki | 1 – 2
15 Juni 2008 – 20.45 CET – Global / TPI / TVTL Turki vs Ceko | 3 -2
15 Juni 2008 – 20.45 CET – RCTI / TVTL Swiss vs Portugal | 2 – 0
Group B [ Austria, Kroasia, Jerman dan Polandia ]8 Juni 2008 – 18.00 CET – RCTI / TVTL Austria vs Kroasia | 0 – 1
8 Juni 2008 – 20.45 CET – RCTI / TVTL Jerman vs Polandia | 2 – 0
12 Juni 2008 – 18.00 CET – RCTI / TVTL Kroasia vs Jerman | 2 – 1
12 Juni 2008 – 20.45 CET – RCTI / TVTL Austria vs Polandia | 1 – 1
16 Juni 2008 – 20.45 CET – Global / TPI / TVTL Austria vs Jerman | 0 – 1
16 Juni 2008 – 20.45 CET – RCTI / TVTL Polandia vs Kroasia | 0 – 1
Group C [ Belanda, Italia, Rumania dan Perancis ]9 Juni 2008 – 18.00 CET – RCTI / TVTL Rumania vs Perancis | 0 – 0
9 Juni 2008 – 20.45 CET – RCTI / TVTL Belanda vs Italia | 3 – 0
13 Juni 2008 – 18.00 CET – RCTI / TVTL Italia vs Rumania | 1 – 1
13 Juni 2008 – 20.45 CET – RCTI / TVTL Belanda vs Perancis | 4 – 1
17 Juni 2008 – 20.45 CET – RCTI / TVTL Belanda vs Rumania | 2 – 0
17 Juni 2008 – 20.45 CET – Global / TPI / TVTL Perancis vs Italia | 0 – 2
Group D [ Yunani, Swedia, Spanyol, dan Rusia ]10 Juni 2008 – 18.00 CET – RCTI / TVTL Spanyol vs Rusia | 4 – 1
10 Juni 2008 – 20.45 CET – RCTI / TVTL Yunani vs Swedia | 0 – 2
14 Juni 2008 – 18.00 CET – RCTI / TVTL Swedia vs Spanyol | 1- 2
14 Juni 2008 – 20.45 CET – RCTI / TVTL Yunani vs Rusia | 0 – 1
18 Juni 2008 – 20.45 CET – RCTI / TVTL Yunani vs Spanyol | 1 – 2
18 Juni 2008 – 20.45 CET – Global / TPI / TVTL Rusia vs Swedia | 2 – 0
>> Perempat Final
[Quarter 1] – 19 Juni 2008 – 20.45 CET | RCTI / TVTL | Portugal vs Jerman
[Quarter 2] – 20 Juni 2008 – 20.45 CET | RCTI / TVTL | Kroasia vs Turki
[Quarter 3] – 21 Juni 2008 – 20.45 CET | RCTI / TVTL | Belanda vs Rusia
[Quarter 4] – 22 Juni 2008 – 20.45 CET | RCTI / TVTL | Spanyol vs Italia
>> Semi Final
[Semi Final 1] – 25 Juni 2008 – 20.45 CET | RCTI / TVTL | Juara Quarter 1 vs Juara Quarter 2
[Semi Final 2] – 26 Juni 2008 – 20.45 CET | RCTI / TVTL | Juara Quarter 3 vs Juara Quarter 4
>> Final
29 Juni 2008 – 20.45 CET |RCTI / TVTL | antara Juara Semi Final 1 vs Juara Semi Final 2
Catatan :
CET = Central Europe Time, dalam keadaan normal CET = GMT +1, tapi dalam Kondisi Daylight Saving Time (DST) CET = GMT + 2
Untuk WIB (Waktu Indonesia Barat) = CET + 05.00 (untuk Daylight Saving Time/DST)
Untuk WITA (Waktu Indonesia Tengah) = CET + 06.00
Untuk WIT (Waktu Indonesia Timur) = CET + 07.00




